Email : rahayusuci81@yahoo.com MASUK ENTRY BARU EDIT KELUAR

KEKAYAAN BUDAYA BANGSA INDONESIA

Salah satu karya bangsa yang menunjukan kemajuan budaya bangsa Indonesia

This is default featured slide 2 title

Salah satu karya bangsa yang menunjukan kemajuan budaya bangsa Indonesia

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2013

Indonesia salah satu nominasi Aga Khan

Penghargaan Aga Khan
Pelestarian Mbaru Niang, desa Wae Rebo, Flores, dimulai oleh arsitek Yori Antar. Rumah kerucut warisan kebudayaan Manggarai ini masih dihuni oleh masyarakat setempat, tetapi berada dalam kondisi yang rentan. Proses pelaksanaan preservasi dilakukan dan dipimpin oleh masyarakat setempat. (AKAA / Courtesy of Architect)


Minggu, 05 Mei 2013

Masjid AT Taqwa


Masjid Besar Kauman atau Masjid At Taqwa atau Masjid Agung Gumelem terletak  di desa Gumelem Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Masjid ini dibangun pada tahun 1670 oleh Nur Daiman putra  dari Nur Sulaiman seorang arsitektur  yang membangun Masjid Agung Banyumas. Masjid berukuran 12x20 . Dalam ba­ngunan utama terdapat empat sa­ka guru berpenampang bu­lat, sedang di sekelilingnya sa­ka guru terdapat 12 tiang.. Keunikan dari Masjid At Taqwa adalah umpak yang berbentuk bejana, terbuat dari batu andesit. Di atas mihrab terdapat inskripsi dengan huruf arab pegon, tertulis pada usuk. Inskripsi serupa juga terdapat di atas pintu utama, namun menggunakan huruf jawa .Inkripsi serupa juga ter­da­pat di bagian atas pintu utama masjid, namun meng­gu­nakan huruf jawa. Sedang arti dari tulisan tersebut belum diketahui.

Masjid Agung Nur Sulaiman Salah Satu Masjid Kuno




Masjid Nur Sulaiman Banyumas dibangun pada tahun 1755,  dengan arsitek perancang masjid adalah Bapak Nur Daiman  sekaligus sebagai Penghulu Masjid pertama, dia merupakan salah satu  tokoh Islam Banyumas yang ikut mensyebarkan Islam di daerah Banyumas.

Banyumas Salah Satu Kota Tua di Indonesia


Kabupaten Banyumas, adalah salah satu dari tiga puluh tiga  kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini beribukota di Purwokerto. Kabupaten Banyumas berbatasan dengan Kabupaten Brebes di utara; Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Kebumen di timur, serta Kabupaten Cilacap di sebelah selatan dan barat. Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah terdapat di ujung utara wilayah kabupaten ini.

Tari Pendet yang sangat terkenal



Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan Rindi (? - 1967).
Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis.
Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik.
Tari putri ini memiliki pola gerak yang lebih dinamis daripada Tari Rejang yang dibawakan secara berkelompok atau berpasangan. Biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang di halaman pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih) dengan mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangkukendicawan, dan perlengkapan sesajen lainnya.


Tanah Lot Bali yang Menawan


Tanah Lot Bali sebuah obyek yang sangat menawan bagi setiap orang yang mengunjunginya.  Pengunjung akan tertarik oleh keindahan tanah lot yang terletak di tepi pantai dan berdiri kokoh pura. Ini adalah salah satu tempat kunjungan wisata yang sangat sayang apabila terleawtkan .  

Tugu Prompong Purwokerto



Sekilas melihat bangunan ini adalah biasa saja , mungkin tidak menunjukkan sebuah keistimewaan namun apabila kita cermati dari dekat ini adalah sebuah bangunan monumen yang berbentuk tugu. Apabila kita lihat secara seksama di monumen yang berbentuk batu ini menuliskan nama-nama pahlawan yang gugur dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan Indonesia di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Ini adalah sebagai saksi sejarah yang tak lekang oleh masa .

Keindahan Kledung yang Menawan



Perjalanan dari Purwokerto ke Semarang melewati jalur utara pasti akan sampai ke daerah yang terkenal dengan keindahan dan kesejukan alam, mana lagi kalau bukan Wonosobo. Daerah ini menyimpan banyak peninggalan bersejarah berupa candi-candi yang bercorak Hindu peninggalan masa kerajaan Mataram Kuno. Bukan itu saja pada ketinggian yang tertinggi dari daerah Wonosobo kita bisa temui daerah yang bernama Kledung. Kledung adalah daerah puncak atau kawasan tertinggi dari kota Wonosobo. Daerah ini terkenal dengan keindahannya, bila kita menyaksikan hamparan pegunungan Sindoro dan Pegunungan Sumbing yang sangat indah. Bukan itu saja kita bisa menikmati harumnya bunga-bunga teh yang tersebar disepanjang jalan di kota ini. Atau kebun sayur-sayuran yang menghijau membuat pemandangan yang menarik.

Membidik Kereta sedang Lewat



Bagi anda yang telah melihat postingan yang berjudul Terowongan Ijo , ini adalah kereta yang sedang melintasi terowongan Ijo. Secara kebetulan disaat penulis membidik terowongan Ijo tak beberapa lama ada kereta dari arah timur melintas terowongan ini dan kesempatan bagi penulis untuk mengabadikannya . 

Terowongan Kebasen Banyumas yang mengesankan


Terowongan Kebasen terletak di daerah Kebasen yaitu sekitar 8 km dari kota Purwokerto. Bagi anda yang ingin melacak keberadaan terowongan ini dapat ditemukan dengan  mudah karena terowongan ini terletak diantara jalan raya Kebasen ke Kota Patikraja.

Terowongan Ijo tak Lekang Oleh Waktu


Terowongan Ijo salah satu terowongan yang sangat terkenal di Indonesia, terowongan Ijo terletak di daerah Ijo yaitu sebuah daerah yang berada pada perbatasan antara kabupaten Banyumas dengan kabupaten Kebumen.Terowongan ini sangat terkenal karena selain usainya yang sudah mencapai usia seabad lebih , juga terowongan ini sering dipergunakan untuk setting tempat pengambilan film. Apabila anda ingin melacak keberadaan terowongan ini sangatlah mudah karena keberadaan terowongan ini masih berdiri kokoh. Untuk sampai ke terowongan pun sangatlah mudah yaitu  anda telah melewati tugu batas kabupaten Banyumas dengan Kabupaten Kebumen silahkan anda perhatikan sebelah kanan kalau dari arah Purwokerto, dan anda belok kanan mengikuti jalan yang sudah beraspal  dari jalan utama kira-kira berjarak 7km.

Tugu Pembangunan Purwokerto

Museum BRI Purwokerto




Mengenal Museum Ranggawarsita Semarang




  Jawa Tengah memiliki museum propinsi yang bernama Museum Ronggowarsito. Museum ini didirikan pada tanggal 2 April 1983 peresmiannya dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Soepardjo Roestam . Museum ini dibangun diatas tanah seluas 2 hektar lebih dengan luas bangunan 8.438m2 yang bergaya arsitektur post modern. Bangunan terdiri dari pendapa, gedung pertemuan, gedung pameran tetap, perpustakaan, laboratorium, perkantoran, gedung deposit koleksi.  

Museum Wayang Sendang Mas Banyumas




Museum wayang Sendang Mas Banyumas berdiri 31 Desember 1983 atas prakarsa bapak Soepardjo Rustam bersama tokoh-tokoh Banyumas lainnya.  Peresmian museum Sendang Mas Banyumas dilakukan oleh Bupati Banyumas. Letak Museum wayang Sendang Mas berada di jalan Kawedanan no.1 Kabupaten Banyumas atau tepatnya dulu adalah eks kawedanan Banyumas. Museum  wayang Sendang Mas menempati bangunan yang bercirikan limasan berada diatas tanah seluas 0,20 Ha dengan luas bangunan seluas 252 m2.

MASJID SAKA TUNGGAL CIKAKAK BANYUMAS




Masjid Baitussalim terletak di desa Cikakak kecamatan Wangon kabupaten Banyumas . Keistimewaan masjid  ini karena memilik saka guru tunggal ( satu ) karena itu masjid ini lebih terkenal dengan nama Masjid Saka Tunggal Cikakak Banyumas. Masjid ini dibangun oleh Mbah Nur Hakim pada tahun 1522 merupakan salah satu masjid tertua di Banyumas.

PARIWISATA ALAM BATURRADEN




Baturraden adalah sebuah tujuan wisata di Kabupaten BanyumasJawa TengahIndonesia.
Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional.

Sabtu, 04 Mei 2013

TMII Miniatur Indonesia Warisan Budaya Dunia

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia mengusulkan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (WBTD) pada 2012 ini. Kiranya TMII juga dapat menyusul angklung, keris dan batik yang telah terpilih lebih dulu. Pasalnya,  dalam areal seluas  kurang lebih 150 hektar itu telah didirikan berbagai sarana observasi budaya, serta diadakan berbagai aneka kesenian, budaya, dan upacara adat dari daerah-daerah yang tentu saja sangat mengedukasi masyarakat. Belum lagi terdapat sarana rekreasi seperti kereta gantung, Istana Anak-anak Indonesia, kolam renang Snow Bay, teater Imax Keong Mas, dan lainnya, yang semakin melengkapi keberadaan TMII.

Sejak diresmikan tanggal 20 April 1975 oleh Alm. Ibu Tien Soeharto, TMII terus mengalami perkembangan. Kini telah terdapat 33 anjungan daerah, 15 museum, serta 10 taman yang juga berfungsi sebagai sarana konservasi.  Semua fasilitas tersebut dapat dinikmati hanya dengan harga tiket Rp9.000 per orang untuk memasuki areal TMII, serta harga tiket yang relatif murah untuk memasuki objek kunjungan di dalam areal tersebut. Banyaknya fasilitas yang tersedia dengan harga yang terjangkau menjadikan TMII sebagai wahana edukasi dan rekreasi yang menarik di wilayah Jakarta Timur. Pada musim liburan sekolah, TMII kerap kali menjadi tujuan karya wisata rombongan siswa dari berbagai daerah.

TMII telah  berperan sebagai kawasan wisata yang melestarikan budaya bangsa. Selama 37 tahun eksistensinya, TMII tidak hanya mempertontonkan benda mati yang dipajang di museum atau anjungan daerah, tetapi juga telah menampilkan 650 tarian dan 300 upacara adat dari seluruh nusantara. Pagelaran wayang semalam suntuk serta berbagai parade kesenian tradisional juga menjadi bukti upaya untuk tetap melestarikan pernak-pernik ciri khas bangsa kita. Selain itu, adanya wahana-wahana seperti Taman Burung, Taman Flora, Taman Reptil, dan Taman Aquarium Air Tawar juga menambah pengetahuan tentang keanekaragaman hayati di negeri kita.

Pengelola TMII perlu meninjau kembali pada  segi wahana rekreasi. Seorang ibu dalam milis Balita -Anda mengatakan bahwa harga tiket Kolam Renang Snow Bay dirasa terlalu mahal, yaitu Rp120.000,00 pada hari libur. Harga tersebut  dirasa tidak sebanding dengan kebersihan, kenyamanan lokasi, kamar mandi dan tempat penitipan barang. Water park yang berkonsep gunung salju tersebut dibangun dengan biaya Rp120 miliar dengan melibatkan investor dari Korea. Ditinjau dari segi bisnis, wahana ini menjadi inovasi baru yang menarik perhatian pengunjung. Akan tetapi dilihat dari segi pelestarian budaya, konsep Snow Bay rasanya ‘kurang  Indonesia’.

Wahana lain yang banyak diminati adalah Teater Imax Keong Emasas. Teater yang menampilkan film-film bernuansa kebudayaan dan lingkungan hidup tersebut sanggup menarik 2.000 pengunjung per hari pada musim liburan. Wikipedia menyebutkan bahwa Teater Imax pernah menayangkan film box office seperti Harry Potter and The Prisoner of Azkaban dan Spiderman 2, padahal kedua film tersebut tidak sejalan dengan konsep TMII sebagai wahana pelestari budaya. Sarana rekreasi bercitra modern seperti Snow Bay dan Teater Imax memang membantu meningkatkan jumlah pengunjung, namun tak lantas membantu meramaikan anjungan-anjungan daerah. Kabarnya, Museum Indonesia dan Museum Komodo yang mempertontonkan karakter bangsa justru menjadi wahana paling sepi pada masa liburan tahun baru 2012 lalu.

Seiring kemajuan zaman, agaknya perlu dilakukan sejumlah perbaikan pada beberapa museum. Ketika mengunjungi Museum Komodo, penulis merasa bahwa kondisi museum kurang terang, aroma kurang sedap yang tersebar di dalam ruangan museum pun membuat pengunjung enggan berlama-lama. Selain itu, penataan ulang pernak-pernik museum juga perlu dilakukan. Penyajian penjelasan dengan sentuhan teknologi mungkin akan meningkatkan minat pengunjung untuk mempelajari aneka jenis satwa yang ditampilkan di museum tersebut.  Untuk meramaikan Museum Indonesia, bisa dilakukan dengan mengadakan semacam Festival Budaya. Misalnya demo memasak dengan peralatan masak tradisional, demo pembuatan perhiasan adat, atau kegiatan lainnya yang dapat memicu rasa penasaran pengunjung tentang benda-benda yang terpajang dalam museum. Museum Transportasi yang tergolong luas, tertata rapi dan bersih. Namun ketiadaan petunjuk arah dapat membuat pengunjung bingung untuk keluar-masuk areal museum tersebut. Di samping itu, hamper setiap museum dan anjungan sepertinya belum memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Padahal, penyandang disabilitas seperti pengguna kursi roda maupun disabilitas lainnya juga berhak menimba ilmu di TMII.

Bukanlah hal mudah untuk mempertahankan kebudayaan tradisional, apalagi di era globalisasi yang menuntut modernisasi. Pengelola TMII harus dapat lebih kreatif dalam mempromosikan benda-benda yang terpajang pada museum. Misalnya dengan lebih sering mengadakan kegiatan di halaman sebuah museum, serta menambah sentuhan teknologi pada ruang-ruang pameran supaya penyajian penjelasan terasa lebih menarik dan tidak membosankan. Selain itu alangkah baiknya jika TMII dapat lebih konsisten untuk menciptakan suasana yang ‘lebih Indonesia’, dengan mendirikan bangunan bernuansa Indonesia modern pada areal rekreasi seperti bioskop maupun kolam renang. Sebut saja Museum Purna Bakti Pertiwi yang bentuk bangunannya menyerupai nasi tumpeng, merupakan kreasi modern yang tetap mencerminkan citra Indonesia. Inovasi-inovasi pada pertunjukan serta anjungan-anjungan adat pun perlu dilakukan untuk lebih menarik minat masyarakat terhadap budaya asli Indonesia. Misalnya dengan mengadakan pertandingan permainan tradisional, menantang wisatawan asing memasak masakan daerah, lomba rias pengantin dan sebagainya.

Pemilihan Warisan Budaya Takbenda Dunia (WBTD) bertujuan untuk menunjukkan nilai dari sebuah kebudayaan, serta menguji komitmen negara-negara bersangkutan untuk mempromosikan dan melindungi budayanya. Elemen-elemen yang termasuk di dalam budaya takbenda di antaranya adalah bahasa, sastra, musik dan tari, permainan dan olahraga, tradisi kuliner, ritual dan mitologi, pengetahuan dan praktik-praktik sehubungan dengan ilmu pengetahuan alam dan teknologi, teknik tradisional dalam pembuatan kerajinan tangan, dan bangunan-bangunan adat. Jika diperhatikan, unsur-unsur tersebut memang telah lengkap ditampilkan di TMII, sehingga tidak salah jika TMII diikutsertakan  dalam pemilihan WBTD untuk nominasi best practices, yakni cara-cara terbaik dalam pelestarian kebudayaan.

Agar TMII dapat terpilih, masyarakat pun perlu turut berperan dengan meramaikan anjungan-anjungan daerah, menghadiri pertunjukan-pertunjukan tradisional, tidak merusak fasilitas-fasilitas yang ada, serta turut menjaga kebersihan seluruh areal TMII.  Semoga TMII dapat terpilih dalam nominasi WBTD katagori Best Practices oleh UNESCO. Dengan demikian komplek wisata yang merupakan miniatur Indonesia dari Sabang sampai Merauke tersebut  akan semakin dikenal di mancanegara. Hal ini akan meningkatkan kecintaan dan semangat pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian budaya lokal. Bagaimanapun, nilai-nilai budaya yang luhur juga merupakan salah satu identitas bangsa di mata dunia.*